Aku dan Detik
Detik tak pernah menunggu
Detaknya terus melaju
Meski terdengar
Meski dalam senyap
Namun aku masih menanti
Meski sel-sel meregenerasi
Detik tak pernah berkata
Melangkah penuh khidmat
Aku yang kerap berkata
Melangkah dalam harap dan cemas
Detik berlari konstan
Tak hirau suara manusia
Aku berlari fluktuatif
Terkadang kebal
Terkadang gusal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar