Sabtu, 16 Agustus 2014

Your Feelings are True

Stop minimizing and discounting your feelings. You have every right to feel the way you do. Your feelings may not always be logical, but they are always valid. Because if you feel something, then you feel it and it’s real to you.

It’s not something you can ignore or wish away. It’s there, gnawing at you, tugging at your core, and in order to find peace, you have to give yourself permission to feel whatever it is you feel. You have to let go of what you’ve been told you “should” or “shouldn’t” feel. You have to drown out the voices of people who try to shame you into silence.

You have to listen to the sound of your own breathing and honor the truth inside you. Because despite what you may believe, you don’t need anyone’s validation or approval to feel what you feel. Your feelings are inherently right and true. They’re important and they matter — you matter — and it is more than okay to feel what you feel. Don’t let anyone, including yourself, convince you otherwise.

Jumat, 15 Agustus 2014

Legenda Pulau Kemaro

Bdw, kali ini kita ngebahas legenda dulu ya gaes. Dan pilihan gua tertuju sama legenda pulau kemaro yg berasal dari sumatera selatan ini, okee langsung aja yaaa....

Kemaro dalam bahasa Palembang berarti “kemarau”. Menurut masyarakat Palembang, nama tersebut diberikan karena pulau ini tidak pernah tergenang air. Ketika air pasang besar dan volume air Sungai Musi meningkat, Pulau Kemaro tidak akan kebanjiran dan akan terlihat dari kejauhan terapung di atas perairan Sungai Musi.

Pulau Kemaro mempunyai legenda, yaitu kisah putri raja Siti Fatimah dan saudagar Tionghoa bernama Tan Bun An pada zaman Kerajaan Palembang. Saat itu, kedua pasangan tersebut baru pulang dari Tiongkok dan Siti Fatimah bertemu dengan orang tua Tan Bun An. Namun setibanya di pesisir Sungai Musi, Tan Bun An kaget bukan kepalang.

7 Guci hadiah yang diberikan dari orang tuanya ternyata berisi sayuran berupa sawi-sawi asin. Tanpa pikir panjang, Tan Bun An malah menendangnya ke dalam Sungai Musi entah apa alasannya. Tapi, guci terakhir ternyata pecah di dek kapal dan berisi hadiah yang diyakini emas. Tan Bun An lalu nyebur ke air untuk mencari guci-guci tadi. Namun, saudagar Tinghoa itu tak muncul-muncul ke permukaan.

Pengawalnya pun lantas menyelam untuk mencarinya, tapi malah dia juga tak muncul ke permukaan sungai. Melihat itu, Siti Fatimah juga ikut menyeburkan diri ke air demi mencari kekasihnya.

Nahas, mereka semua justru tak muncul ke permukaan air dan konon muncullah Pulau Kemaro di tempat mereka bertiga itu. Legenda tersebut tertera di dekat Vihara Hok Tjing Rio yang ditulis oleh Disparbud Kota Palembang tahun 2009. Siti Fatimah yang menyelam ke air demi menemukan Tan Bun An, diyakini sebagai lambang cinta sejati.

Berdasarkan legenda tersebut, muncullah mitos pohon cinta yang letaknya ada di tengah-tengah Pulau Kemaro. Konon, wisatawan percaya kalau nama mereka dan pasangan tertera di sana, maka cinta mereka akan abadi selamanya seperti cinta Siti Fatimah dan Tan Bun An.

Selesai~

Kamis, 14 Agustus 2014

SNMPTN Undangan dan Strateginya

Anyway, sharing ini dulu aja deh ya. Dari
https://www.zenius.net/blog/1709/snmptn-undangan-dan-strateginya. Happy reading semoga bermanfaat~

SNMPTN Undangan itu apa yah? Kayaknya masih banyak banget yang masih bingung sama konsep SNMPTN Undangan, terutama buat kalian yang baru masuk SMA di kelas 10 dan kelas 11. Oke, jadi gini nih..

Jaman dulu cara masuk ke PTN cuma satu lewat satu. Lewat tes yang diadain setelah kita semua lulus SMA. Beberapa waktu yang lalu cara masuk PTN ada banyak banget. Tiap PTN bikin tes masuk masing-masing. Seiring waktu, sistem juga berubah, dan pertanyaannya sekarang apakah strategi kita juga ikut berubah? Jawabannya bisa Iya dan engga.

Seperti di gambar, lulus SD ke SMP dan lulus SMP ke SMA atau SMK dan proses selanjutnya bercabang 3. Mayoritas dari ratusan ribu lulusan SMA ngincer PTN, PTS untuk cadangan dan kuliah luar negeri kalo kemampuan bahasanya mumpuni. Dari ke tiga cabang setelah SMA, ada hal yang sama mendasari penerimaannya. Mau kurikulum pemerintah berubah macam apa juga. Dan Tes PTN berganti nama sedemikian rupa dari PP, SKALU, SIPENMARU, SPMB, UMPTN, SPMB, SNMPTN, SBMPTN. Bahkan sampai pemerintahannya berganti pun, dari jaman kolonial Belanda, Orde Lama, Orde baru atau Orde Reformasi. Satu hal yang tetap mempengaruhi apakah kita diterima di kampus yg bagus: Skill atau kemampuan kita untuk mata pelajaran yang diuji .

Oh itu, kirain apaan. Dikirain ada rahasia apa gitu yang bakal muncul dari blog ini. Klo itu yang lu perkiraan, maaf tulisan ini bukan tulisan motivasi disertai dengan jalan pintas sukses. Tapi kalo lu tertarik gimana hal-hal dasar bisa jadi sangat ampuh ketika diterapin, baca terus tulisan ini. Okey ? 

Tulisan kali ini akan fokus ke tes PTN, untuk sekarang tes PTN terbagi dua saat ini, SNMPTN Undangan dan SBMPTN Tertulis, dan kali ini gua akan lebih fokus ngomongin SNMPTN Undangan

Dari obrolan gw dengan beberapa guru BP disekolah, gw akan kasih tau gimana sistem SNMPTN undangan ini bekerja. Walau kita ga tau gimana kampus memilah-milah berkas siswa yang bejibun, tapi paling engga kita tau gimana sekolah memilih siswanya.
Pemilihan sekolah. Sekolah-sekolah dengan reputasi bagus akan dapet prosentase undangan yang tinggi. Siswa kelas 3 nya akan dapet 100% undangan. Artinya? Hampir semua anak dikasih kesempatan milih jurusan yg dia mau. Nanti kompetisi lah yang menentukan keterima atau engga. Sedangkan sekolah dengan kondisi ga terlalu bagus bisa dikurangi jatah undangannya atau ga dapet sama sekali.
Pemilihan siswa.Untuk sekolah yg jatahnya 100% mungkin ga masalah, kirim aja semua aplikasinya. Trus gimana ama sekolah yg dapet jatah sedikit? Misalnya Cuma 50% undangan. Caranya sekolah akan ngurutin nilai anak2 kelas 12 dari rata-rata paling tinggi ampe paling rendah. Nah dari sana akan dipotong 50% teratas. Pengecualian selalu ada, biasanya anak-anak yg punya kativitas luar sekolah yg menonjol, bisa ikutan di 50% atas.

Wah klo gitu enak donk ada di SMA-SMA yg dapet 100 % undangan? Udah ga usah saingan lagi. Siapa bilang? Buat SMA-SMA yang punya reputasi bagus, walaupun dapet 100% jatah buat daftar undangan, tapi  bukan berarti semuanya bebas milih dan pasti 100% diterima lho. Pastinya universitas juga akan tetap milih siapa yang paling berhak. Jadi intinya buat kalian yang bersekolah di SMA favorit maupun ngggak, tetep punya tantangan yang kurang lebih sama. Gw coba kasih beberapa hal yang perlu kalian perhatiin kalo emang kalian mau bener-bener ngincer SNMPTN Undangan, terlepas dari kalian berasal dari SMA favorit atau bukan :

Persaingan tinggi. Buat kalian yang sekolah di SMA non-favorit dengan jatah undangan yg terbatas. Walau untuk mendapat nilai mungkin relatif lebih mudah, tapi kalian tetap bersaing karena jatah undangan untuk SMA kalian terbatas banget. Sedangkan buat kalian yang bersekolah di SMA favorit, justru kondisi persaingan di tengah-tengah temen2 yang pinter jauh lebih intense. Waktu leha-leha di SMP kayanya ilang gitu aja, PR bejibun, Ulangan menggila, praktikum mencengkram, Guru killer, WC nya ada setannya (klo itu sih akibat dari stress berlebihan) 

Kualitas soal-soalnya gila susah banget. Anak-anak dari SMA bagus sering ngeluh. “Coba soal-soal sekolah gw kaya anak-anak kebanyakan, gw bisa kali dapet bagus di ulangan blok”. Ngomong kaya gitu sama aja kayak ngomong “ Coba saingan gw di lari 100 m Olimpiade pada lambat-lambat, dapet kali gw medali Emas”. Emang kaya gitu di sekolah yg bagus, tapi jujur sih gw akuin bikin stress berlebihan juga (dan muncul lah fatamorgana hantu di WC).

Dapet nilai SKL aja udah sukur.  SKL di beberapa sekolah bagus bahkan bukan 76 lagi tapi 80. Nah di SMA-SMA bagus, anak2nya pada stress dengan kondisi ini. Nilai 80 berarti Cuma boleh salah 5 di ulangan blok yang total soalnya 40. Belum lagi klo praktikum atau tugas belum lengkap, bakal dikejar2 sama guru di akhir semester, bahkan stress  ngumpet di WC pun dikejar (eh inget ada siapa yg nunggu di WC Hiii).

Temen-temen gw dewa semua. Klo gw denger komentar ini gw langung bayangin ni sekolah adanya di pucak gunung Olimpus yang kantin jajanannya jual Ambrosia, makanan para dewa he he (nerd detected!). Tekanan lingkungan yang tinggi juga bikin stress. Di kelas pas guru jelasin, kita berasa paling bego. Semua udah ngerti dan lanjut bab, kita masih bengong. Mau nanya guru malu, nanya temen tengsin, nanya gebeten no way lah. Trus kita bakal terperangkap, ga ngerti2 padahal pelajaran terus lanjut.  Pas ada ulangan, sindrom sakit perut muncul. Di kelas hadepin ulangan, Di WC hadepin ketakutan Hantu yg dibuat pikiran lu (ini apa coba?). Dua2nya bikin stress.

Jelas kan tulisan gw bukan jenis tulisan Motivasi, bahkan masuk ke genre Demotivasi. Gimana engga, dari awal isinya nakut-nakutin mulu. Tapi tenang aja, kunci dari nyelesain masalah yang pertama adalah Identifikasi masalahnya. Semua fakta-fakta sebelumnya harus kita hadepin, bukan dihindarin. Fakta tersebut gw dapet dari obrolan sama anak-anak selama 5  tahun lebih gw ngajar, walau agak berlebihan. Nah klo udah tau masalahnya, solusinya apa?

Dari 4 hal yang menghambat lu dapet nilai tinggi dan dapet undangan sebenranya bisa diatasi dengan pola belajar di Zenius. Gw coba analisis satu-satu.

Persaingan tinggi di sekolah bikin kita takut? Ini baru sekolah, gimana saingan tingkat nasional klo kita mau hadepin Tes PTN? Atau persaingan kita di Undangan. Gw cerita dikit, Ikan-ikan di laut dalam punya racun yang sangat kuat dibanding ikan permukaan atau hewan-hewan darat. Klo Kobra bisa membunuh mangsanya dalam hitungan jam. Racun dari hewan di laut dalam bisa dalam hitungan menit. Kenapa gitu? Persaingan dan kondisi keras dilaut dalam yang membentuk mereka. Nah klo kita ngebiasain hidup dalam persaingan itu kita bisa ngukur kemampuan kita bukan di tingkat lokal, yaitu kelas dan sekolah, tapi Nasional. Di zenius.net nantinya ada TO Online yang ngikut bakal anak-anak seluruh propinsi. Di sanalah, lu akan keluar dari kolam kecil lu dan dicemplungkan ke laut dalam.

Soal yang gila, selama ada penjelasannya jadi ..”agak sedikit gila”. Di Situs Zenius.net dan Xpedia atau CD multimedia kita ada ribuan soal-soal dari seluruh mata pelajaran. Mulai dari soal-soal Step by Step yang nguji kemampuan lu secara perlahan atau soal-soal nyata dari ujian tes PTN dan UN lalu. Sering kan kalo kita ngadepin soal susah, trus dijelasin sama temen atau guru sampe ngerti dan kita bilang “Oh giiitu toh caranya, ok gw siap” dan pas dikasih soal berikutnya? “Mati gw, tadi gimana caranya ya? Kok beda?” dan pas mau tanya, temen lu udah mau pulang dan gurunya pergi kondangan. Klo lu buka situs zenius.net bakal ada juga soal-soal super edan (biasanya dari ujian SIMAK UI). Kita ga ngasih cara instant atau cara nyelesain untuk soal itu aja. Tapi kita bangun konsep dasar, dan make konsep itu untuk nyelesain soal. Belum lagi ada soal-soal per bab untuk nyiapin lu di Ujian Blok. Soal segila apapun klo kita punya dasar konsep yg kuat kita akan siap di ujian blok sekolah.

Dapet Nilai diatas SKL tanpa nyontek? Nyontek kala ujian itu kayak nunda bencana yang bakal ada. Ok lu dapet nilai bagus tapi ke depannya lu bakal terbebanin dan stress sendiri. Pas ada pelajaran yg susah, lu akan sungkan nanya dan parahnya pas ujian akhir lu bakal kelimpungan belum nguasain apa-apa. Sebenarnya ujian blok itu ga serumit ujian PTN atau UN. Babnya sedikit dan jelas yang mau diujiin apa. Lu bisa liat penjelasan teori di zenius.net atau Xpedia 2.0, ulang-ulang terus ampe mantep, tanya di Zenius Club atau Tweet langsung tutornya. Setelah itu coba kerjain soal latihan per babnya tanpa liat pembahasan. Cek jawaban dengan pembahasan dan dapetlah PD untuk ujian Blok di sekolah. Selain Nilai yg emang pantes lu raih, lu juga ngumpulin skill untuk ujian akhir nanti. Satu hal, Nilai itu konsekuensi dari belajar, bukan tujuan. Tujuan lu? Kumpulin kemampuan dan pengetahuan dari tiap mata pelajaran. Konsekuensinya? Nilai-nilai di raport akan membuat nyokap tersenyum dan uang jajan meningkat 

Stress sama lingkungan dan perlu soliter beberapa saat.Tau permainan kartu soliter di Windows? Artinya adalah “sendiri”, karena permainan itu bisa dilakukan sendirian tanpa temen. Walau banyak orang bilang, kita harus ekstrovert, bergaul, nge-genk dan nongkrong bareng  temen2. Kadang ada waktu kita harus sendiri. Belajar adalah salah satu waktu memerlukan kesendirian. Loh bukannya belajar bareng itu dianjurkan? Jujur deh, klo belajar bareng yg ada kita pesen Pizza ke rumah, nonton DVD atau ngobrolin macem-macem, belajar? Biasanya cuma 10 menit pertama aja. Gua gak bilang belajar kelompok itu ga ada manfaatnya lho, cuma belajar kelompok itu cuma akan efektif klo kita masing2 udah belajar sendiri dan setelahnya tukar pikiran. Masalahnya biasanya kalo belajar kelompok itu justru kita yang minta diajarin dan gak mau repot belajar sendiri, hayo ngaku 

Banyak dari kita yang sulit beradaptasi dengan lingkungan yg kompetitif. Ga mau tampil di kelas dengan nanya ke guru. Ketakutan akan keramaian itu wajar, karena ga semua dari kita ekstrovert. Belajar sendiri klo ga didampingi akan sulit juga. Disini lu bisa manfaatin kesendirian lu dengerin dan ngerjain soal-soal di Xpedia 2.0 dan zenius.net. Ga akan ada yg nyela karena lu ngulang2 video karena belum paham. Ga ada tekanan karena lu harus ngerjain soal ampe 10 menit sendiri. Karena Cuma lu dengan komputer yang ada di depan lu, lu bisa eksplorasi pikiran lu untuk terbuka dan belajar. Banyak anak-anak yang makai produk zenius bilang, malam-malam mereka berdua dengan komputer untuk nonton teori dan ngerjain soal lebih efektif dari waktu-waktu siang di kelas dengan kegaduhannya. Gw sendiri lebih senang belajar sendiri, karena gw inget kata-kata kutipan berikut ini, “Conversation enriches the understanding, but solitude is the school of genius” - Edward Gibbon

Gw coba simpulkan apa-apa yg udah gw tulis. Masuk PTN dengan sistem undangan adalah satu kesempatan yang patut dicoba. Syarat yang diperlukan adalah catatan nilai di atas rata-rata untuk tiap mata pelajaran. Tapi di SMA bagus akan sulit untuk dapet nilai bagus, ada 4 kendala: Persaingan tinggi, Soal ujian Blok susah, Dapet nilai diatas SKL susah banget dan Tekanan lingkungan tinggi. Ke 4 hal tersebut bisa diatasi dengan pola belajar dari Zenius, Latihan soal step by step, pemantapan teori, konsultasi tutor dan semuanya dilakukan dengan kontrol dari lu. Ga perlu takut kelambatan atau kecepetan.

Jadi, dapetin SNMPTN undangan adalah proses yang lebih mudah dimulai dari awal dengan perlahan-lahan. Mulai dari kelas 10 atau 11 secara bertahap belajar bab per bab pelajaran dengan pola Zenius akan lebih mudah dibanding di 3 bulan akhir sebelum ujian. Semakin lu nunda, semakin banyak beban yang akan lu pikul di akhir masa sekolah.

Betul, seperti juga main catur atau tanding bola. Strategi kita harus berubah sesuai dengan strategi lawan. Tapi ada sesuatu yang mendasar yang engga berubah. Dan tulisan kali ini akan membahas hal-hal yang dasar. Yang ketika sistem tes yang dibuat pemerintah terus berubah, kita bakal selalu siap untuk menghadapinya.

10 Fenomena Aneh Dalam Otak

1. Déjà Vu

Déjà Vu adalah perasaan ketika kita yakin pernah mengalami atau menyaksikan suatu kejadian sebelumnya, kamu merasa peristiwa itu sudah pernah terjadi dan berulang lagi. Hal ini diikuti dengan perasaan familiar yang kuat, takut dan merasa aneh. Kadang “kejadian sebelumnya” itu dikaitkan dengan mimpi, tapi kadang juga timbul perasaan yang mantap kalau kejadian tersebut benar-benar terjadi di masa lalu.

2. Déjà Vécu

Déjà Vécu adalah perasaan yang lebih kuat dari Déjà Vu. kalau Déjà Vu kita merasa sudah pernah melihat kejadian sebelumnya, tapi dalam Déjà Vécu kita akan mengetahui peristiwa tersebut jauh lebih detail, seperti mengingat bau dan suara-suara pada kejadian tersebut.

3. Déjà Visité

Déjà Visité adalah perasaan yang tidak biasa dimana kita merasa mengenal suatu tempat padahal sebelumnya kita tidak pernah mengunjugi tempat tersebut. Kalau Déjà vu berhubungan dengan peristiwa, sedangkan Déjà Visité berkaitan dengan tempat atau geografi. Nathaniel Hawthorne dalam bukunya yang berjudul “Our Old Home” bercerita saat dia mengunjungi reruntuhan sebuah kastil, tiba-tiba merasa kalau dia sudah sangat mengenal layout dari kastil yang baru pertama kali dia datangi itu. Belakangan dia sadar kalau bertahun-tahun sebelumnya dia pernah membaca puisi karangan Alexander Pope yang menggambarkan dengan detail kastil tersebut.

4. Déjà Senti

Déjà Senti adalah fenomena “pernah merasakan” sesuatu. Kejadiannya contohnya seperti ini : “Kamu merasa pernah mengatakan sesuatu, dipikiran kamu mengatakan, “Oh iya aku ngerti!” atau “Oh iya aku ingat!” tapi 1 atau 2 menit kemudian kamu akan sadar kalau kamu sebenarnya tidak pernah mengatakan apa-apa”.

5. Jamais Vu

Jamais Vu (tidak pernah melihat/mengalami) adalah kebalikan dari déjà vu. Jadi kamu tidak mengenal sebuah situasi padahal kamu yakin sekali kalau sebelumnya kamu pernah ada di situ. Bingung? Begini gampangnya: kamu mendadak tidak mengenal orang, kata-kata, atau tempat yang sebelumnya kamu tahu. Pada percobaan yang dilakukan Chris Moulin pada 92 orang yang disuruh menulis kata “pintu” 30 kali dalam waktu 60 detik ternyata 68 orang mengalami gejala Jamais Vu, yaitu merasa kalau “pintu” itu bahkan bukan merupakan sebuah kata. Ya Jamais Vu didiagnosis karena “kelelahan otak”.

6. Presque Vu

Presque Vu adalah perasaan yang kuat kalau kamu akan mengalami epiphany. Epiphany sangat jarang terjadi. Presque Vu artinya “hampir melihat” dan sensasinya bisa sangat membingungkan dan aneh.

7. L’esprit de l’Escalier

L’esprit de l’Escalier adalah saat kita merasa bisa melakukan sesuatu yang lebih baik pada sebuah situasi setelah peristiwa itu terjadi. Contohnya begini: Kamu seorang pemain sepak bola, saat tendangan penalti kamu menendang bola ke samping kiri dan ternyata berhasil diblok kiper. Tiba-tiba pikiran kamu mengatakan, “Ahh, aku sebenernya tadi sudah yakin kalau nendang ke kanan pasti gol!” Jadi L’esprit de l’Escalier adalah rasa penyesalan tidak melakukan tindakan yang berlawanan dari suatu peristiwa sebelumnya.

8. Capgras Delusion

Capgras Delusion adalah fenomena dimana kita merasa yakin kalau keluarga atau teman dekat kita sebenernya adalah orang lain yang wujudnya sama persis. Seperti cerita-cerita di film Alien dimana tubuh manusia diambil alih oleh makhluk luar angkasa agar bisa hidup berdampingan dengan manusia biasa. Khayalan ini biasa terjadi pada penderita schizophrenia atau kelainan mental lain.

9. Fregoli Delusion

Fregoli Delusion adalah fenomena otak yang sangat jarang terjadi. Orang yang mengalami Fregoli Delusion sangat percaya kalau beberapa orang yang dia kenal sebenarnya adalah satu orang yang melakukan berbagai penyamaran. Fregoli berasal dari nama aktor Italia “Leopoldo Fregoli” yang bisa melakukan merubah penampilan dengan cepat dalam pertunjukannya.

10. Prosopagnosia

Prosopagnosia adalah fenomena dimana seseorang kehilangan kemampuan untuk mengenal wajah orang atau benda lain yang seharusnya mereka kenal. Orang yang mengalami ini biasanya menggunakan indera lain untuk mengingat orang tersebut, seperti bau parfum, gaya bicara atau cara berjalan orang itu. Contoh yang paling terkenal dari kasus ini dipublikasikan oleh Michael Nyman dalam bukunya yang

berjudul “The man who mistook his wife for a hat”.