Dear secret admirer,
Mengapa harus memendam? Takut cintamu tak berbalas? Bagaimana kamu akan tau bahwa cintamu berbalas atau tidak bila kamu saja tetap memilih untuk memendam.
"Kamu ingin dia tau perasaanmu tanpa kamu beri tau." Mungkin itu yang seorang secret admirer harapkan pada sang pujaan hatinya. Namun, orang yang kamu kagumi itu bukanlah Sang Pencipta. Orang yang kamu kagumi secara diam-diam itu juga manusia, sama seperti kamu.
Memendam perasaan bukan cara yang bagus untuk menunjukkan seberapa besar sayangnya kamu padanya. Karena besar atau tidaknya sebuah sayang tidak akan berarti apa-apa kalau hanya kamu pendam. Bukankah segala sesuatu yang dipendam takkan berarti apa-apa? Lalu mengapa tetap memendam? Apakah kamu rela melihat dia dimiliki orang yang cintanya tak sedalam cintamu?
Mencintai itu tak pernah mudah. Sesuatu yang mudah datang, akan mudah pergi, begitu sebaliknya. Dan cinta juga begitu. Bagaimana dalam kisah pengagum rahasia, apakah seperti itu? Ah sudah.. semua itu tak akan pernah terbukti bila kamu hanya mengagumi, memendam hati, tak ada reaksi. Janganlah mempersulit keadaan. Semuanya akan semakin rumit, berlika-liku, tak tentu arah bila kamu saja terlalu berlarut-larut dalam kata yang disebut GENGSI.
Gengsi untuk memulai. Malu mengaku bahwa kamu mencintainya. Ingat. Jarum jam terus berputar dan perputaran jarum jam itu sendiri yang mengikuti arah berjalannya waktu. Jangan sampai kamu meminta waktu, meminta kesempatan untuk datang lagi jika bahkan selama ini hanya kekosongan yang kamu berikan terhadap waktu. Perlu diketahui penyesalan selalu mengiringi kamu yang ingin adanya pergerakan namun tak bergerak.
Pernahkah kamu memikirkan? Seseorang yang kamu kagumi dalam diam ternyata juga mencintaimu dalam diam. Namun, dia sama seperti kamu, kegengsian telah menggerogotinya. Takut disangka gampangan. Takut dihatimu tak ada namanya. Takut setelah kamu tau dia mengagumimu, kamu justru menjauh tanpa alasan. Terlalu lama memendam hati akan menimbulkan banyak ketakutan yang menyelinap masuk merasuki jiwa secret admirer, dan semua itu tak luput dari pertanyaan-pertanyaan yang (mungkin) tak akan pernah terjawabkan. Cinta para secret admirer memang begitu, sulit menemukan ujung dan tak mampu keluar. Hanya berputar-putar disitu tanpa kepastian. Mengharapkan sesuatu yang indah namun apa daya? Memendam perasaan lebih baik, itulah yang ada dipikiran mereka. Keras kepala.
Sudahlah.. Berhentilah menebak-nebak. Jangan biarkan waktumu terbuang hanya untuk hal yang masih menjadi tanda tanya besar dalam hidupmu. Berpikirlah, apa yang kamu dapatkan dari cinta yang terus dipendam. Kebahagiaankah? Atau hanya kelelahan? Bicaralah, dan kamu akan berhenti untuk lelah. Bila untuk mengungkapkan dengan kata-kata kau tak mampu, tunjukkanlah lewat tindakan dan semua akan menjadi lebih baik daripada cinta yang hanya dipendam.
Untuk diingat, rasa yang diungkapkan akan mengalahkan pengagum yang memiliki cinta lebih besar.
AKHIR KATA
SELAMAT MENUNGGU...........................................SE-LA-MA-NYA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar